Simalungun: Marga Simalungun, Damanik, Gereja Kristen Protestan Simalungun, Suku Batak Simalungun, Kongsi Laita, Partuturan, Purba, Girsang

 
9781233916481: Simalungun: Marga Simalungun, Damanik, Gereja Kristen Protestan Simalungun, Suku Batak Simalungun, Kongsi Laita, Partuturan, Purba, Girsang
From the Publisher:

Sumber: Wikipedia. Halaman: 30. Bab: Marga Simalungun, Damanik, Gereja Kristen Protestan Simalungun, Suku Batak Simalungun, Kongsi Laita, Partuturan, Purba, Girsang, Saragih, Sinaga, Kabupaten Simalungun, Sipayung. Kutipan: Damanik adalah marga atau morga dari suku Simalungun yang aslinya berasal dari daerah yang bernama Simalungun di provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Damanik berarti Simada Manik (pemilik manik), yang mana dalam bahasa Simalungun Manik berarti Tonduy, Sumangat, Tunggung, Halanigan (bersemangat, berkharisma, agung/terhormat, paling cerdas). TM. Muhar Omtatok menguraikan bahwa Damanik merupakan marga tertua dari suku Simalungun dan Batak. TM Muhar Omtatok juga mengungkapkan bahwa Damanik telah ada sejak kepercayaan lokal ada di Sumatera. LEGENDA MORGA DAMANIK Posted: Januari 7, 2011 by Omtatok Muharius in Damanik Berikut ini adalah LEGENDA DAMANIK menurut Jahutar Damanik, dalam bukunya: Jalannya Hukum Adat Simalungun, 1974. Damanik adalah satu marga di antara Marga Nan Empat pada suku Simalungun. Sebutan Damanik muncul dari suatu perkembangan bahasa antara golongan masyarakat pada zaman permulaan. Dimaksudkan sebagai nama pengenal dari salah satu seorang anggota rombongan (mission) yang tiba berlabuh dan berkemah di Batubara di daerah Kabupaten Asahan sekarang. Yang digelari Damanik dalam legenda adalah seorang Parbapaan artinya seorang yang dituakan, tempat bertanya hal-hal yang diperlukan tentang sesuatu dalam ilmu yang terkandung pada alam semesta, dilihat dari Parhalaan, mempunyai ilmu pengobatan dan sebagainya, pada zaman itu disebut: Datu (dukun). Karenanya oknumya dianggap manusia yang mengetahui rahasia-rahasia alam semesta. Sebagai Datu sering terlihat dalam pakaian jubah yang ditaburi manik-manik (permata) pada waktu memanjatkan mantera dalam upacara kepercayaan yang dianut pada masa itu. Bila dipertautkan dengan zaman kejadiaannya, dengan suatu masa manurut pra-sejarah kira-kira 800-600 sM (baca pra-sejarah). Pada zamannya Kerajaan Su...

"Sobre este título" puede pertenecer a otra edición de este libro.

(Ningún ejemplar disponible)

Buscar:



Crear una petición

Si conoce el autor y el título del libro pero no lo encuentra en IberLibro, nosotros podemos buscarlo por usted e informarle por e-mail en cuanto el libro esté disponible en nuestras páginas web.

Crear una petición