Pelukis Indonesia: Delsy Syamsumar, Harijadi Sumodidjojo, Affandi, Raden Saleh, Siauw Tik Kwie, Sujiwo Tejo, Hans Jaladara, Lee Man Fong

 
9781233911417: Pelukis Indonesia: Delsy Syamsumar, Harijadi Sumodidjojo, Affandi, Raden Saleh, Siauw Tik Kwie, Sujiwo Tejo, Hans Jaladara, Lee Man Fong
From the Publisher:

Sumber: Wikipedia. Halaman: 27. Bab: Delsy Syamsumar, Harijadi Sumodidjojo, Affandi, Raden Saleh, Siauw Tik Kwie, Sujiwo Tejo, Hans Jaladara, Lee Man Fong, Basuki Abdullah, Henk Ngantung, Walter Spies, Hardi, Sindoesoedarsono Soedjojono, Barli Sasmitawinata, Salim, Manuella Wijayanti, Herry Dim, Samsudin Hardjakusumah, Srihadi Soedarsono, Heri Dono, Katinka Dasiah, Semsar Siahaan, Kaboel Suadi, Amos Setyo Budiono, Wakidi, Syahrinur Prinka, Sriwati Masmundari, Batara Lubis, Tino Sidin, Marah Sultan Baharudin, Ernest Dezentjé, I. B. Said, Tio Tjay, Kartika Affandi, Sidik W. Martowidjojo. Kutipan: Delsy Syamsumar (lahir di Medan, 7 Mei 1935 - meninggal 7 Juli 2001 pada umur 66 tahun) adalah seorang pelukis "Neoklasik" Indonesia berasal dari Sungai Puar, Sumatra Barat. Pelukis ini telah menampakkan bakat melukisnya sejak usia 5 tahun. Di waktu perang revolusi keluarganya memilih tinggal di Bukittinggi. Delsy melalui sekolah dasar dan menengah umum bahkan pendidikan agama Islam, ia selalu menonjol dalam pelajaran seni lukis dan menjadi juara pertama pada setiap sayembara di sekolah sekolah di Sumatera Barat. Pada usia 17 tahun Delsy telah mampu melukis komik sejarah dan karangannya sendiri yang ia kirim sendiri per pos ke majalah ibukota. Karyanya seperti Komik "Mawar Putih" tentang "Bajak Laut Aceh" dimuat di majalah "Aneka" telah membuat ia terkenal diseluruh Indonesia pada usia yang amat muda. Kalau perantau-perantau Minang umumnya cenderung mengadu nasib sebagai pedagang, maka berbeda dengan bocah Delsy ini yang di panggil ke Jakarta oleh penerbit dengan fasilitas cukup. Atas adanya kepastian itu Barulah ibunya mau melepas Delsy dan menginginkan anaknya tersebut menjadi "pelukis terkenal" seperti Raden Saleh dan Basuki Abdullah. Delsy sejak di SD sudah dibelikan cat minyak oleh ayahnya seorang yang pengukir Rumah Gadang. Meskipun Delsy dikenal sebagai sosok seorang pelukis komik sejarah,illustrator, wartawan masmedia dan penata artistik di berbagai banyak Film na...

"Sobre este título" puede pertenecer a otra edición de este libro.

(Ningún ejemplar disponible)

Buscar:



Crear una petición

Si conoce el autor y el título del libro pero no lo encuentra en IberLibro, nosotros podemos buscarlo por usted e informarle por e-mail en cuanto el libro esté disponible en nuestras páginas web.

Crear una petición