Kerajaan di Kalimantan Selatan: Kerajaan Negara Daha, Kerajaan Pagatan, Kesultanan Banjar, Wilayah Kesultanan Banjar, Kerajaan Bangkalaan

 
9781233908066: Kerajaan di Kalimantan Selatan: Kerajaan Negara Daha, Kerajaan Pagatan, Kesultanan Banjar, Wilayah Kesultanan Banjar, Kerajaan Bangkalaan
From the Publisher:

Sumber: Wikipedia. Halaman: 35. Bab: Kerajaan Negara Daha, Kerajaan Pagatan, Kesultanan Banjar, Wilayah Kesultanan Banjar, Kerajaan Bangkalaan, Keraton Banjar, Komplek Makam Sultan Suriansyah, Raden Sekar Sungsang, Kerajaan Kusan, Sampanahan, Kerajaan Batulicin, Abdur Rahman dari Banjar, Sabamban, Tjingal, Kerajaan Cantung, Manunggul, Puteri Junjung Buih, Pulau Laut, Tameng, Poelau Laoeut. Kutipan: Wilayah Kesultanan Banjar adalah wilayah pengaruh mandala Kesultanan Banjar khususnya sampai pertengahan abad ke-17 dan abad sebelumnya. Kesultanan Banjar merupakan penerus dari kerajaan Hindu di Kalimantan Selatan dengan wilayah inti meliputi 5 distrik besar di Kalimantan Selatan yaitu Kuripan (Amuntai), Daha (Nagara-Margasari), Gagelang (Alabio), Pudak Sategal (Kalua) dan Pandan Arum (Tanjung). Sejak awal abad ke-16 berdirilah Kesultanan Banjar yang bertindak sebagai wakil Kesultanan Demak di Kalimantan, sedangkan Demak adalah penerus Majapahit. Menurut Hikayat Banjar sejak zaman pemerintahan kerajaan Hindu, wilayah yang termasuk mandala Kerajaan Banjar meliputi daerah taklukan paling barat adalah negeri Sambas (Kerajaan Sambas kuno) sedangkan wilayah taklukan paling timur adalah negeri Karasikan (Banjar Kulan/Kepulauan Sulu). Dahulu kala batas-batas negeri/kerajaan adalah antara satu tanjung dengan tanjung lainnya sedangkan penduduk daerah pedalaman dianggap takluk kepada kerajaan bandar yang ada di hilir misalnya rumpun Dayak Barito (orang Biaju) merupakan bagian dari rakyat kerajaan Banjar bahkan menjadi tentara kerajaan yang handal. Kesultanan Brunei merupakan kesultanan yang pertama di pulau Kalimantan, dan kemudian disusul berdirinya Kesultanan Banjar tahun 1526. Kedua kesultanan merupakan saingan. Kesultanan Brunei menjadi penguasa tunggal di wilayah utara Kalimantan. Pada masa kejayaannya Kesultanan Banjar mampu menyaingi kekayaan Kesultanan Brunei dan menarik upeti kepada raja-raja lokal. Sebagai suku/bangsa Banjar merupakan kelompok masyarakat Melayu yang ...

"Sobre este título" puede pertenecer a otra edición de este libro.

(Ningún ejemplar disponible)

Buscar:



Crear una petición

Si conoce el autor y el título del libro pero no lo encuentra en IberLibro, nosotros podemos buscarlo por usted e informarle por e-mail en cuanto el libro esté disponible en nuestras páginas web.

Crear una petición