Ilmu militer: Organisasi militer, Sejarah militer, Strategi militer, Taktik militer, Teknologi militer, Gajah perang, Rencana Schlieffen, Roket

 
9781233904594: Ilmu militer: Organisasi militer, Sejarah militer, Strategi militer, Taktik militer, Teknologi militer, Gajah perang, Rencana Schlieffen, Roket
From the Publisher:

Sumber: Wikipedia. Halaman: 24. Bab: Organisasi militer, Sejarah militer, Strategi militer, Taktik militer, Teknologi militer, Gajah perang, Rencana Schlieffen, Roket, Pertahanan laut, Militerisme, Pertahanan militer, B-2 Spirit, Teknologi militer dan peralatan, Pertahanan nonmiliter, Strategi Raya, Blitzkrieg, Pengepungan, Gerakan menjepit, Kemenangan Piris, Gencatan senjata, Chaff, Blokade, Filsafat perang, Garnisun. Kutipan: Kaisar Mughal, Akbar yang Agung, menunggangi gajah perang. Gambar dari tahun 1609/1610.Gajah perang adalah gajah yang digunakan untuk berperang dalam sejarah militer di banyak negara di dunia pada zaman dahulu. Kegunaan gajah perang adalah untuk kendaraan dalam perang serta untuk mematahkan barisan dan menginjak-injak musuh. Penggunaan gajah dalam perang pertama kali dilakukan di India, ketika gajah disediakan sebagai salah satu sayap dari empat sayap dalam militer India. Penggunaan gajah perang kemudian menyebar ke Asia Tenggara dan ke barat di daerah Mediterania. Pada masa Peradaban Hellenis, gajah digunakan oleh Diadokhoi untuk menangkis serangan kavaleri. Di barat, penggunaan gajah untuk perang yang paling terkenal adalah oleh Jenderal Pirros. Gajah perang dalam jumlah besar juga digunakan oleh pasukan Kartago, terutama di bawah kepemimpinan Hannibal. Seiring perkembangan zaman, taktik perang yang semakin modern ikut menurunkan nilai ofensif gajah. Selain itu, gajah pun semakin sulit didapat. Penggunaan gajah dalam perang di India juga berakhir ketika meriam dipergunakan, gajah pun hanya digunakan sebagai tenaga pembantu. Dalam semua perang yang memakai gajah, umumnya gajah jantan selalu digunakan karena sifatnya yang agresif. Jenis gajah pertama yang dijinakkan adalah gajah Asia, yang dipergunakan untuk kegiatan pertanian. Penjinakan gajah-bukan sepenuhnya domestikasi, karena gajah masih ditangkap di alam liar dan belum dibiakkan secara sengaja-kemungkinan dimulai di tempat-tempat berikut in...

"Sobre este título" puede pertenecer a otra edición de este libro.

(Ningún ejemplar disponible)

Buscar:



Crear una petición

Si conoce el autor y el título del libro pero no lo encuentra en IberLibro, nosotros podemos buscarlo por usted e informarle por e-mail en cuanto el libro esté disponible en nuestras páginas web.

Crear una petición